BWC colour logo - slogan

10 Miliarder Donasikan Jutaan Dolar AS Demi Selamatkan Dunia

Kesuksesan tidak membuat miliarder dunia ini lupa diri untuk berbagi dengan sesama. Sementara yang lain menghambur-hamburkan uang pada kemewahan mahal seperti membeli mobil, rumah dan pesawat, mereka justru punya hobi pada kegiatan sosial.

Kemurahan hati terlihat dari donasi yang diberikan pada pendidikan, kesehatan, dan anak-anak, tak hanya puluhan bahkan sampai ratusan juta dolar Amerika Serikat (AS). Berikut 10 miliarder yang kemurahan hatinya patut diacungi jempol.

1. Bill Gates

Bos Microsoft ini mendonasikan US$ 3,3 miliar atau setara Rp 31,15 triliun, lewat Bill and Melinda Gates Foundation dalam pemberantasan polio, penurunan kemiskinan, dan peningkatan pendidikan.

Yayasan ini mensponsori “Reinvent Toilet”, yang mensosialisasikan pola sanitasi yang baik. Dia juga menawarkan US$ 100 ribu atau sekitar Rp 974,5 juta kepada siapa saja yang bisa mengkampanyekan penggunaan kondom.

2. Paul Allen

Miliarder lain dari Microsoft, Paul Allen, juga dikenal bergaya hidup mewah. Terlihat dari kepemilikan beberapa tim olahraga profesional, koleksi besar, dan membangun museum musik.

Namun, ia tak lupa menginvestasikan US$ 500 juta atau sekitar Rp 4,87 triliun ke Allen Institute for Brain Science. Institut ini akan mempelajari penyembuhan untuk penyakit Alzheimer.

Allen terdorong membangun institut ini lantaran ibunya juga mengindap penyakit otak tersebut. Selain mempelajari penyembuhannya, institut ini juga bekerja untuk mendesain replika otak dan mesin kecerdasan manusia.

3. Laurene Powell Jobs

Janda Steve Jobs, Laurene Powell Jobs, menyisihkan dana warisan yang diperolehnya sebesar US$ 10,7 miliar atau Rp 104,27 triliun, ke organisasi nirlaba yang didirikannya sejak 1997, College Truck.

Janda Bos Apple ini sebetulnya selama beberapa dekade telah menjadi advokat untuk reformasi imigrasi dan pendidikan, meski lebih tenar di College Truck. Di sini dia membantu anak-anak miskin untuk menyelesaikan pendidikan mereka di perguruan tinggi.

Dia juga menjalankan Emerson Collecttive, yang memberikan uang kepada pengusaha sosial dan pemimpin pendidikan. Dia juga mendukung Kongo Timur Initiative, organisasi nirlaba aktor Ben Affleck.

4. Sergey Brin

Brin dan Anne terkenal memiliki kepedulian tinggi terhadap parkinson. Sama halnya seperti Allen, Brin juga terdorong untuk peduli pada penyembuhan penyakit ini, lantaran sang ibu mengidapnya.

Anne seorang pendiri 23andMe, mulai lakukan pengujian untuk menemukan faktor genetik penyebab Parkinson. Mereka telah mendonasikan US$ 95 juta atau setara Rp 925,7 miliar ke Michael J. Fox Foundation for Parkinson Research.

Lebih dari itu, mereka juga telah menyisihkan US$ 190 juta sekitar Rp 1,85 triliun untuk mendukung organisasi nirlaba seperti Ashoka, the Human Rights Foundation, serta Tipping Point Community, yang melayani keluarga miskin di California Utara.

5. Jeff Bezos

Tidak banyak yang tahu kalau CEO Amazon, Jeff Bezos, ternyata sangat murah hati. Dia menyumbangkan US$ 10 juta atau setara Rp 97,45 miliar untuk mengembangkan “Center of Innovation” di Seattleā€™s Museum of History & Industry.

Bersama istrinya, MacKenzie, ia memberi US$ 15 juta atau sekitar Rp 146,18 miliar pada Princeton University untuk penelitian otak. Mereka juga memberi US$ 2,5 juta atau Rp Rp 24,36 miliar untuk membantu Kampanye Kesetaraan Pernikahan.

Jika US$ 27 juta tidak terdengar sebanyak US$ 42 juta saat ia habiskan untuk membangun sebuah jam raksasa, orang tua Jeff, yakni Jackie dan Mike Bezos, sudah lama menjalankan yayasan amal keluarga. Sebagian besar fokus pada pendidikan. Mereka memberikan US$ 10 juta ke eattle Fred Hutchinson Cancer Research Center.

6. Michael Dell

Michael Dell dikenal di kalangan Texas sebagai seorang filantropis. Dia dan istrinya, Susan, menjalankan yayasan amal yang didedikasikan untuk membantu anak-anak miskin perkotaan. Mendukung banyak pendidikan dan kesehatan.

Tahun ini saja, yayasan mereka memberikan US$ 50 juta atau sekitar Rp 487,25 miliar untuk sekolah kedokteran baru, di University of Texas dan US$ 10 juta untuk program kesehatan masyarakat di Texas pusat.

Miliarder dermawan lain, Eli Broad, mengakui Dell, adalah seorang filantropis kedua setelah Bill Gates.

7. Marc Benioff

Marc Benioff dan istrinya, Lynne, senang membantu kota tercinta mereka, San Francisco. Hadiah terbesar mereka sampai saat ini adalah sumbangan US$ 100 juta atau setara Rp 974,5 miliar untuk 180 tempat tidur UCSF Benioff Children’s Hospital.

“Bantuan ini adalah untuk mendukung pekerjaan perintis dengan operasi janin,” katanya dalam sebuah wawancara dengan Forbes.

Mereka juga mendukung badan amal tunawisma, terutama mereka yang membantu para ibu tunggal tunawisma.

Marc Benioff juga terkenal menciptakan model 1-1-1 filantropis di mana perusahaan mendedikasikan persentase dari keuntungan, ekuitas, dan waktu karyawan untuk pekerjaan nirlaba.

8. Mark Zuckerberg

Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg dan istrinya, Priskila, telah termasuk sangat murah hati bagi ukuran miliarder.
Mereka menyumbangkan 18 juta saham Facebook, senilai hampir US$ 500 juta atau sekitar Rp 4,87 triliun, ke Silicon Valley Community Foundation.

9. David Duffield

David Duffield, salah satu miliarder pendiri PeopleSoft, dikenal sangat mencintai binatang. Ia mendanai yayasannya, Maddie’s Fund’s, yang bergerak di penyelamatan hewan dari pembunuhan serta penelitian.

10. Pierre Omidyar dan Pam

Pendiri eBay, Pierre Omidyar dan istrinya, Pam, juga dikenal sebagai dermawan hebat. Sebagai ketua HopeLab, sebuah organisasi nirlaba di Redwood City, California, Pam mengembangkan teknologi untuk membantu anak-anak yang sakit kritis.

Pasangan itu menyumbangkan US$ 74,5 juta atau Rp 726 miliar pada 2011 untuk berbagai kegiatan amal. Mereka juga aktif di Humanity United, sebuah organisasi nirlaba yang bekerja untuk menghapus perbudakan.

Sumber : www.bisnis.liputan6.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>