Kekuatan “Terima Kasih” dalam Bisnis

1234567“Terima kasih”, ungkapan itu mungkin sering diucapkan. Tapi tahukah Anda, di balik kata sederhana itu ternyata tersimpan potensi untuk meraih profit yang lebih besar. Tak percaya?
Menurut studi, ketika mengucapkan terima kasih kepada konsumen, pelaku bisnis telah berinventasi. Konsumen yang senang dengan pelayanan nan ramah itu biasanya akan menyimpan keinginan untuk kembali kepada kita serta memberi tahu rekan atau orang-orang di sekelilingnya mengenai servis yang kita terapkan tersebut. Secara otomatis, bisnis kita telah terekomendasi dan profitpun akan datang dengan sendirinya.

Lalu, bagaimana cara efektif dan efisien dalam mengekspresikan rasa terima kasih kepada orang-orang yang telah membuat bisnis Anda sukses, termasuk pegawai, customer dan vendor?

Spesifik dalam mengucapkan terima kasih

“Saya sangat menghargai apa yang telah Anda lakukan hari ini. Terima kasih banyak.” Orang akan senang mendengarnya tapi hanya sekejab sebab terlalu umum dan tak jelas. Ketika kita mengucap terima kasih, katakan dengan lebih spesifik. Sehingga orang yang menerima ucapan terima kasih itu akan terus mengenangnya.

Ucapkan rasa terima kasih kepada yang bersangkutan saat itu juga ketika ia sedang memberi kontribusi yang berarti bagi kesuksesan bisnis kita. Misal, seorang karyawan telah berhasil mengatasi keluhan pelanggan melalui telepon dengan sangat baik. Berterimakasihlah padanya atas upaya yang telah dilakukannya.

Menghargai proses

Ungkapan terima kasih ini untuk mereka yakni konsumen, karyawan dan vendor, bukan untuk kepentingan kita sendiri. Demikianlah, mengucap terima kasih harus didasarkan pada apa yang telah dilakukan oleh orang lain, bukan untuk keuntungan diri sendiri.

Ambil contoh karyawan yang berhasil atasi keluhan pelanggan seperti tersebut di atas. Jangan mengucapkan, “Terima kasih telah membantu saya mengatasi keluhan pelanggan.” Sebaiknya katakan, “Saya sungguh senang dengan cara Anda menangani pelanggan yang mengalami kesulitan seperti tadi. Anda benar-benar sabar dan penuh hormat.”

Intinya adalah menunjukkan bahwa kita mengetahui kinerja atau sumbangsih seseorang terhadap kelangsungan bisnis kita dan menerapkan cara terbaik untuk mengapresiasikannya. Hal itu merupakan sesuatu yang sangat berharga.

Gunakan cara lama

Saat ini adalah era digital. Era di mana surat elektronik, SMS, Facebook, Twitter mewabah hingga ke dunia bisnis. Praktis memang mengekspresikan rasa terima kasih melalui perangkat digital tersebut. Namun kelemahannya, efek yang dihasilkan akan terkesan biasa saja dan mudah dilupakan. Untuk memberi ekstra servis misal kepada konsumen, alih-alih menggunakan media sosial gunakanlah cara lama seperti kartu ucapan yang terbungkus rapi dengan amplop dan dikirim melalui pos, kurir atau jasa pengiriman.

Alih-alih kata terima kasih saja, luangkan waktu  untuk merangkai kalimat yang bisa menambah tingkat kepercayaan konsumen akan bisnis kita, misalnya “Saya tahu Anda bisa saja berbisnis (atau membeli barang/jasa) dari perusahaan lain, tapi Anda memilih kami. Terima kasih. Kami akan menjaga hubungan bisnis ini sebaik-baiknya.”

Nah, coba implementasikan tips ini dan lihatlah apakah berpengaruh terhadap kemajuan bisnis Anda? Selamat berbisnis. Good Luck.

Sumber : http://www.ciputraentrepreneurship.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>